Logo_Immanuel

Home  |  About Us   |  Products  |  Information  |  Store Location  |  Contact  

KN RH ULAR DI TENGAH TAMAN

Rp20.000

Salah satu penyebab kekalahan dalam peperangan adalah tidak mengenali musuh dengan baik. Oleh sebab itu, orang percaya harus mengenali dengan benar siapa musuh kita ini. Berusaha untuk mengenali dan memahami mengenai oknum tersebut, dimaksudkan agar orang percaya dapat berantisipasi terhadap oknum ini sesuai dengan Firman Allah, dan agar tidak terjebak dalam perangkapnya. Sungguh suatu bahaya besar, kalau orang percaya terlalu optimis menganggap Iblis sudah tidak berdaya lagi: sudah kalah sama sekali. Harus diwaspadai bahwa orang percaya masih bisa dibelenggu kembali oleh kuasa gelap. Sebab Iblis masih memiliki peluang untuk merebut manusia agar menjadi miliknya, dan suatu hari nanti, mereka bisa bersama menghuni kerajaan kegelapan; maka jangan menganggap remeh. Kejahatan oknum setan ini terhadap manusia dimulai dari kisah di Taman Eden. Iblis mengajarkan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh Allah. Mestinya Hawa tidak membuka ruang dialog dengan oknum setan. Ruang dialog merupakan celah Iblis mendapat kesempatan untuk merasuki hidup manusia. Itulah sebabnya, kita tidak boleh membuka celah sekecil apa pun untuk oknum itu. Iblis menjerat manusia dari hal-hal yang kelihatannya sepele, sederhana, dan dianggap remeh–seperti sebuah sarang laba-laba-namun yang akhirnya membuat mereka yang masuk dalam jeratnya tidak dapat melepaskan diri. Sebagaimana Allah seakan-akan senyap, demikian pula kuasa gelap juga senyap. Tetapi, sebenarnya kuasa gelap bekerja dengan sangat aktif untuk dapat membinasakan sebanyak mungkin manusia agar keselamatan yang Allah sediakan tidak terwujud dalam kehidupan manusia. Hal ini dapat ditandai dengan kehidupan para rohaniwan dan jemaat yang tidak semakin seperti Kristus.

Ditulis oleh Dr. Erastus Sabdono