Logo_Immanuel
Logo_Immanuel

Home  |  About Us   |  Products  |  Information  |  Store Location  |  Contact  

Logo_Immanuel

Home  |  About Us   |  Products  |  Information  |  Store Location  |  Contact  

BERTEOLOGI DARI HATI

Rp43.000

Tanpa disadari, sebenarnya Artificial Intelligence (kecerdasan buatan disingkat AI) sudah  masuk dalam kehidupan sehari-hari. Artificial Intelligence adalah bagian dari bidang ilmu atau teknik komputer yang berfokus pada pembuatan mesin cerdas yang mampu melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia seperti persepsi visual, pengenalan ucapan, pengambilan keputusan, dan penerjemahan bahasa. Peran Al di masa depan tentu akan semakin signifikan karena mesin dan software ini yang memiliki kemampuan untuk mengerjakan tugas sebagaimana kecerdasan manusia.

Bagaimana seandainya Al berteologi? Apakah teologi akan menjadi semakin baik karena dia menjadi rasional, atau justru menjadi mati karena dilakukan tanpa iman? Atas pertanyaan inilah dunia teologi perlu juga memberi respons, bukan hanya terhadap penggunaan Al untuk pelayanan yang diberikan dalam gereja, namun juga terhadap pengembangan teologi sendiri.

Berteologi dari Hati merupakan versi termutakhir dari naskah orasi pengukuhan penulis sebagai Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta. Buku ini membahas tentang model teologi apakah yang bisa ditawarkan untuk menjawab perkembangan Al sebagai mesin rasional, dengan tetap memiliki iman dalam teologi. namun tidak menghilangkan unsur rasio dalam studi teologi? Mengingat bahwa Tema yang diangkat naskah orasi ini masih sangat relevan, khususnya bagi dunia teologi di Indonesia.

Ditulis oleh Prof. Binsar Jonathan Pakpahan, Ph.D. adalah Pendeta Huria Kristen Batak Protestan yang diutus menjadi dosen tetap di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta (STFT Jakarta). Dia memperoleh gelar Doctor of Phäosophy (Ph.D.) dari Fakultas Teologi Vrije Universiteit, Amsterdam (2011) dalam bidang Teologi Sistematika, dan menjadi Guru Besar bidang Etika dan Filsafat sejak Juni 2023, dan saat ini dipercaya menjadi Ketua STFT Jakarta 2023-2027 Suami Dorta N. O Pardede dan ayah dari Reinhold Fransiscus Pakpahan dan Friedrich Immanuel Naburju Pakpahan ini menggunakan waktu senggangnya dengan bermain drum dan playstation.

Stok 3